/Atasi Bagian Belakang Honda BeAT Geal-Geol

Atasi Bagian Belakang Honda BeAT Geal-Geol

Biasanya rasa limbung saat mengendarai sepeda motor kerap terjadi di motor berkonstruksi kaki-kaki lengan ayun. Eits, tapi nanti dulu! Ternyata di skutik pun hal itu bisa saja terjadi!

Sebut saja Adam, penunggang Honda BeAT ini merasakan bagian belakang motornya geal-geol saat melewati jalan gak rata. “Saat kecepatan kurang dari 40 km/jam, rasanya seperti ban belakang bocor,” beber pria berusia 23 tahun ini.

Menanggapi hal itu, Subakti Purnomo dari bengkel Surya Motor bilang, rasa limbung di buritan motor bisa diakibatkan oleh kebiasaan berkendara agak kasar. “Selain itu, beban yang terlalu berat dan kurangnya perhatian terhadap kondisi motor juga bisa bikin si imut dari Honda ini geal-geol,” tambahnya.

Nah buat pemakai BeAT yang merasakan hal sama, Bakti menyarankan untuk ngecek bagian termudah yakni sektor lingkar roda. Pertama, cek tekanan angin pada ban depan dan belakang.

Sebaiknya ukuran angin pada ban sesuai ketentuan pabrik yakni antara 28-33 psi sesuai kebutuhan. “Kalo kurang, permukaan tengah ban akan melengkung dan hanya menyisakan bibir ban saja. Sedang kalo terlalu kencang, justru akan bikin permukaan ban yang menyentuh ke jalan jadi sedikit (gbr.1),” urai mekanik mungil ini.

Selain itu walau kasatmata, pelek yang speleng akibat bekas tabrakan atau menghantam lubang juga bisa bikin motor terasa limbung. Kalau sudah begini, baiknya bawa ke spesialis pres pelek. Biayanya? “Gak sampai Rp 50 ribu per pelek, kok!” sahut Bakti.

Bagian lain, karet bos mesin yang terhubung dengan engine mounting (EM) (gbr.2). “Kalo kondisi karetnya sudah getas atau pecah, itu bisa bikin buritan BeAT oleng,” jelas mekanik asli Betawi ini yang juga bilang periksa juga kondisi karet bos yang ada di bagian depan EM (gbr.3).

Atasinya, mau gak mau bos itu harus diganti baru. Lebih oke kalau seluruh bos yang berhubungan sama EM ikut diganti. Untuk karet bos depan EM dibanderol Rp 50 ribuan sepasang.

Terus? Nah Bakti juga bilang, kalau hal itu dicuekin dampaknya bisa menjalar sampai ke bos dudukan sok belakang yang menyatu dengan blok CVT (gbr.4) dan bos sokbreker bagian atas. Kalau sudah begitu, makin banyak deh yang harus diganti. Harganya? Bos dudukan sok belakang tersebut dijual Rp 25-30 ribuan.

Nah kalau peranti itu sudah diganti baru, bukan berarti jadi bebas masalah. Biar bos karet EM awet, bisa semprotkan cairan khusus berupa silicone spray for rubber yang membuat karet jadi anti getas. Di pasaran dijual Rp 75-150 ribuan. (sumber : otomotif.com)